Polisi Buru Pencuri Fosil Gading Gajah

KUDUS – Untuk mengungkap siapa pelaku pencurian fosil gading gajah purba (Stegodon Trigonochepalus) yang ditemukan kembali Selasa (11/12), petugas terus mengembangkan hasil pemeriksaan terhadap dua saksi.
Sebelumnya, fosil gading gajah purba berusia sekitar 700.000-1.000.000 tahun itu diketahui hilang pada hari Selasa (4/12) lalu. Benda yang ditemukan warga setempat bernama Kasnawi pada tahun 2005 silam, selama itu disimpan dirumah penemunya dan terawat secara baik.
Ketika rombongan mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) hendak mengunjungi situs Pati Ayam sekitar tiga bulan lalu, benda itu dipinjam Kasi Rahmuskala Disparbud Kudus, Sancaka Dwi Supani dan disimpan di gubug milik pribadinya. Hanya saja setelah kunjungan tersebut selesai, benda yang dilindungi undang-undang itu tidak dikembalikan ditempatnya semula.
Benda yang tidak ternilai harganya tersebut, oleh Sancaka Dwi Supani dibiarkan disimpan di dalam gubug yang hanya berdinding anyaman bambu dan tidak dijaga secara khusus. Untuk mengawasinya, salah satu anak kunci pintu utama memang diserahkan kepada penduduk setempat bernama Sardi. Tetapi orang tersebut tidak diberi imbalan, sehingga pengawasannyapun hanya dilakukan jika sedang ada waktu luang.
Kapolsek Tenggeles, Iptu Kumija yang menangani kasus tersebut mengaku masih terus mengembangkan hasil pemeriksaan dua saksi yang menemukan kembali benda tersebut. Menurutnya, dari keterangan kedua saksi tersebut didapati pengakuan yang cukup mencurigakan.
Menurutnya saksi M Juman, benda itu pada hari Sabtu (8/12) diketahui berada dipinggiran sungai. Tetapi, keesokan harinya (Minggu, 9/12) benda itu kembali tidak berada ditempatnya. Demikian juga ketika hendak dilihatnya kembali pada hari Senin (10/12), ternyata benda tersebut tidak ditemukan.
Keesokan harinya (Selasa, 11/12) dia mendatangi tempat tersebut benda itu sudah berada kembali dipinggiran sungai seperti saat pertama kali dilihatnya. Selanjutnya saksi menghubungi salah satu anggota Paguyuban Pelestari Situs Patiayam (PPSP), Abdul Hamid dan diteruskan kepada ketuanya, Bukhori.
Dari keterangan yang dikatakan saksi untuk sementara disimpulkan benda itu sengaja dicuri. Hanya saja, untuk mencari siapa pelaku pencurian itu pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Untuk sementara Kumija tidak berani mencurigai siapa pelakunya, karena pelaku pencurian itu bisa dilakukan warga sekitar hilangnya benda tersebut tetapi juga bisa dilakukan warga dari luar. (kor-put)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s